Pengembangan Peserta Didik
Perkembangan bila
ditinjau dari sisi intelek merupakan proses pertumbuhan cara berpikir, cara
berprilaku, dan cara pandang seseorang terhadap objek tertentu serta bagaimana
seseorang mengambil keputusan yang bijaksana sebagai solusi pemecahan sebuah
masalah. Sedangkan bila ditinjau dari sisi biologisnya, perkembangan merupakan
proses berkembangnya organ-organ tubuh seperti organ pencernaan, pernapasan,
reproduksi dan lain-lain. Agar seorang anak dapat berkembang dengan baik, maka
dibutuhkan interaksi yang baik dengan individu lain, dan mendapatkan bimbingan
dari orang lain, sehingga ia bisa tumbuh menjadi manusia yang berguna bagi orang lain juga. Proses bimbingan
tersebut bisa secara formal ataupun non-formal, serta dilingkungan yang dapat
memberikan hal-hal positif bukan negatif.
Pengembangan peserta
didik merupakan proses merubah sikap, tingkah laku , cara pandang dan cara
berpikir dari para peserta didik, agar lebih efektif dan efisien, sebagai wujud pengembangan talenta atau anugerah yang
diberikan Tuhan kepada umat manusia. Dalam proses pengembangan peserta didik,
terdapat dua syarat penting, yaitu adanya peserta didik, adanya para pendidik
serta adanya perihal yang merupakan tujuan dari pengembangan peserta didik itu
sendiri. Sebagai mahluk sosial, manusia pada hakekatnya tidak dapat hidup dan
berkembang sendiri. Seperti peserta didik yang tidak dapat berkembng sendiri,
tanpa adanya pengawasan dan pelatihan dari para pendidik. Bisa kita lihat,
bahwa banyak orang yang ikut dalam organisasi seperti OSIS, BEM dan lain-lain,
merupakan suatu proses untuk mengembangkan diri menjadi individu yang
berkualitas. Dalam suatu proses pengembangan peserta didik, bukan hanya otaknya
yang diasah tetapi juga kemampuannya untuk bisa terlibat dalam organisasi,
terlibat dalam kegiatan sosial, terlibat dalam kegiatan keagamaan serta
terlibat dalam kegiatan manusiawi, sebagai bentuk keberhasilan dalam sebuah
pembelajaran, yang mengarah pada berkembangnya rasa peduli terhadap sesama
manusia dan rasa memiliki suatu
organisasi, dengan menanamkan sikap loyalitas(setia) pada organisasi
tersebut.
Lalu muncul
pertanyaan”, mengapa manusia harus berkembang?” jawabannya adalah manusia harus
berkembang karena manusia diciptakan untuk dapat tumbuh dan berkembang bukan
tetap pada keadaan sebelumnya. Manusia harus berkembang agar bisa keluar dari
keterpurukan ekonomi dan sosial dan manusia harus berkembang karena harus mampu
menyesuaikan diri dengan perkembangan iptek. Secara logisnya, manusia yang
pendidikan dan kretifitasnya tidak diasah akan menjadi penyebab banyaknya
pengangguran di suatu negara. Karena kesulitan menemukan pekerjaan tanpa kemampuan
yang baik, maka akan berujung pada pencurian dan lain-lain. Berbeda dengan
mereka yang melakukan korupsi seperti para pejabat negara. Otak dan kemampuan
mereka memang diasah sedemikian rupa, namun sisi kemanusiaan dan keagamaan
mereka lemah. Jadi pengembangan peserta didik ini, tidak boleh dipandang
sebelah mata. Hal ini memberika berbagai dampak buruk apabila tidak
ditanamkannya nilai-nilai positif pada para peserta didik.
Kesimpulannya,
pengembangan peserta didik, merupakan proses untuk mengubang manusia yang tidak
memiliki kemampuan untuk bersaing, menjadi manusia yang mampu bersaing dengan
manusia lain, dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya. Dalam hal ini, dibutuhkan
pula pengembangan sikap loyalitas, manusiawi dan memahami nilai-nilai
keagamaan, agar terhindar dari berbagai macam hal yang dapat merupakan citra
seseorang sebagai mahluk yang disebut manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar